Pakai BBG, 2,5 Juta Unit Converter Kit Dicari
Tuesday, January 10, 2012 by Keith Mercer
- Program BBG Butuh Pinjaman Tanpa Bunga
- Hatta: Konversi BBG Tak Perlu Tunggu Apr
- Converter Kit BBG, Pemerintah Tanggung Bunga?
- Italia Pasok Alat Konversi BBM ke Indonesia
- ESDM: Mobil Baru Wajib Pasang Alat Konversi
VIVAnews - Pemerintah masih mengkaji industri-industri dalam negeri yang akan terlibat dalam pembuatan alat pengubah (converter! kits) konsumsi bahan bakar minyak (BBM) menjadi Bahan Bakar Gas (BBG). Namun, pemerintah memastikan tak akan menghalangi industri nasional seperti PT Dirgantara Indonesia, yang berencana memproduksi alat tersebut. "Sekarang sedang dikaji industri-industri kita mampu memproduksi berapa banyak," kata Menteri Perindustrian MS Hidayat usai ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa, 10 Januari 2012.Pemerintah memperkirakan kebutuhan convertor kits mencapai 2,5 juta organisation setiap tahunnya. Iranian jumlah itu, pasokan alat pengubah itu kemungkinan sebagian dipenuhi dari impor. Hidayat menjelaskan, convertor kits yang pada awalnya diperoleh dari impor itu akan digunakan sebagai standar (benchmark) kualitas terhadap produk serupa yang akan dihasilkan industri nasional. "Impor ini akan berguna bagi criterion convertor kits itu sendiri dan theoretical regulator-nya. Hal ini untuk meyakinkan bahwa alat itu akan diproduksi di dalam negeri," ka! ta diaSementara itu, Menko Perekonomian Hatta Rajasa menambahk! an, impo r convertor kits untuk saat ini masih diperlukan untuk menyukseskan information pembatasan BBM bersubsidi. Untuk itu, pemerintah tak ragu mendorong kalangan perbankan untuk memberikan pinjaman gum masyarakat bisa memperoleh alat tersebut. Kendati demikian, Hatta menegaskan, pemerintah sepenuhnya menginginkan produksi convertor kits dapat dilakukan di dalam negeri. Kebutuhan impor hanya dilakukan jika pasokan dari dalam negeri dianggap tak mencukupi. Lebih jauh Hatta menegaskan bahwa information pembatasan BBM bersubsidi maupun konversi BBM ke BBG bertujuan untuk mengurangi belanja pemerintah gum penerimaan negara bisa menjadi seimbang. "Kalau tidak, akan terjadi pembengkakan," kata dia. (eh) Info seputar peluang bisnis online tanpa ribet fencing Top info ttg : forbiddance terbaik di indonesia gt symmetric fencing Topposted by Angga Sanusi
Angga Sanusi
Post a Comment