Pengusaha SPBU Minta Harga Premium Naik

Selamat membaca . SPBU Pertamina (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi) BERITA TERKAIT
  • Pindah ke BBG, Dapat Alat Konversi Gratis
  • Pertamina Ingin Pimpin Program Konversi BBM
  • Hatta: Tak Ada Kenaikan BBM, Cuma Dibatasi
  • Konversi BBM ke Gas Jadi Prioritas 2012
  • Pertamina Tagih Janji DKI Soal Lahan SPBG

VIVAnews - Pengusaha Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang tergabung dalam Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) menyarankan pemerintah mena! ikkan harga bahan bakar minyak bersubsidi guna menekan anggaran negara. Saat ini, harga bensin bersubsidi jenis Premium yang beroktan 88 hanya dipatok Rp4.500 per liter. Sementara itu, bensin tak bersubsidi jenis Pertamax yang beroktan 92 dipasarkan dua kali lipatnya, Rp9.000. Wakil Ketua Hiswana Migas Yogyakarta Siswanta mengatakan, menaikkan harga akan lebih efektif menekan subsidi daripada melakukan pembatasan konsumsi bagi kendaraan pelat hitam. "Pilihan realistis adalah menaikkan harga," kata Siswanta, Wakil Ketua DPD Hiswana Migas, di Yogyakarta, Rabu, 4 Januari 2012. Dia menilai pembatasan BBM subsidi yang akan diterapkan pada Apr sangat rentan terjadinya konflik antara petugas SPBU dan konsumen. Konsumen, khususnya konsumen mobil pelat  hitam, belum tentu menerima keputusan ini dengan beralih ke Pertamax.

Selain itu, pembatasan BBM rawan penyelewengan, mengingat selisih harga antara Premium dan Pertamax sangat tinggi. Selain itu, petugas p! engawas BBM bersubsidi di lapangan terbatas. Yang lebih pent! ing, dia mengatakan, pemerintah harus melakukan sosialisasi dan kampanye gum masyarakat tak kaget saat penerapan. "Belum tentu masyarakat yang ada di desa mengetahui rencana pemerintah tersebut," katanya. Meski disarankan menaikkan harga, pemerintah tahun ini tak boleh menaikkan harga BBM. Dalam Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2012, pemerintah hanya dibolehkan menekan subsidi dengan mengatur konsumsi BBM, bukan menaikkan harga. Kecuali nanti diterbitkan Undang-Undang APBN Perubahan. (Laporan: Juna Sanbawa l Yogyakarta, art) Info seputar peluang bisnis online tanpa ribet fencing Top info ttg : forbiddance terbaik di indonesia gt symmetric fencing Topterima kasih
Angga Sanusi

Bookmark and Share

0 comments:

Post a Comment