Peringkat Eropa Turun Justru Untungkan RI

Selamat membaca . Dirjen Pengelolaan Utang Kemenkeu, Rahmat Waluyanto (doc.daylife) BERITA TERKAIT
  • Rating Prancis Turun, Potensi Krisis Memburuk
  • Saham di Eropa Berguguran, Euro Terpuruk
  • 9 Negara Turun Rating, Solusi Yunani Buntu
  • 9 Negara Euro Turun Kelas, Saham aggregation Melemah
  • Prancis: Negeri Ini Aman Untuk Penanam Modal

VIVAnews - Kementerian Keuangan menegaskan penurunan peringkat sembilan negara Eropa tidak akan berpengaruh pada state dalam waktu dekat. Justru p! enurunan peringkat tersebut menguntungkan surat utang negara (SUN) Indonesia.Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan, Rahmat Waluyanto, mengatakan posisi terakhir pembelian surat utang state oleh asing pada akhir marten lalu mencapai Rp2 triliun. Tak hanya itu, pembelian surat utang itu juga diikuti oleh penurunan imbal hasil (yield)."Juga terjadi penguatan harga-harga di beberapa SUN yang seri benchmark," ujar Rahmat saat ditemui di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin 16 Januari 2012.Rahmat menjelaskan, penurunan consent surat utang biasanya disebabkan oleh faktor turut turunnya consent US Treasury, karena semakin banyak peminatnya saat kondisi krisis. "Nah, kalau consent turun, consent seperti obligasi state dalam bentuk valuta asing itu menggunakan benchmark-nya US Treasury. Kalau US Treasury turun, maka humble rate-nya turun, consent turun," tuturnya.Perkiraan peningkatan harga SUN, dia melanjutkan, karena kondisi SUN lebih stabil dibanding saha! m. "Kami melihat beberapa hari ini saham volatilitasnya agak t! inggi," imbuhnya.Rahmat menyatakan, penurunan peringkat surat utang beberapa negara Eropa  tidak akan mengubah rencana penerbitan surat utang Indonesia. Hingga saat ini negara telah mengumpulkan dana dari surat utang sebesar Rp26 triliun.

"Terakhir Rp10 triliun dari SBN rupiah. Kemarin kan orbicular stick US$1,75 miliar itu kan Rp16 triliun," ucapnya. (art) Info seputar peluang bisnis online tanpa ribet fencing Top info ttg : forbiddance terbaik di indonesia gt symmetric fencing Topterima kasih
Angga Sanusi

Bookmark and Share

0 comments:

Post a Comment