Saham di Eropa Berguguran, Euro Terpuruk
Monday, January 16, 2012 by Keith Mercer
- 9 Negara Turun Rating, Solusi Yunani Buntu
- 9 Negara Euro Turun Kelas, Saham aggregation Melemah
- Prancis: Negeri Ini Aman Untuk Penanam Modal
- S&P: Status Kredit Prancis Turun Peringkat
- Eropa Kembali Jadi Fokus city Saham Dunia
VIVAnews - Seperti sudah diperkirakan, pasar saham di kawasan Eropa langsung bereaksi negatif terhadap keput! usan penurunan peringkat utang 9 negara di Benua Biru tersebut. Namun, penurunan tersebut tak setajam yang dikhawatirkan pelaku pasar. Seperti dikutip dari laman Reuters.com, Senin, 16 Januari 2012, indeks bursa FTSEurofirst 300 (FTEU3) yang merupakan indeks saham-saham crowning di Eropa, turun 0,5 persen ke take 1.013,17."Penurunan satu peringkat surat utang Prancis sudah sesuai dengan perkiraan. Jadi, tak ada kejutan negatif di sini. Penurunan ini sangat logis setelah Amerika Serikat (AS) mengalami hal serupa," kata Head of Quantitative Sales Trading Global Equities, king Thebault.Namun, king masih waspada terhadap dampak penurunan peringkat utang 9 negara Eropa tersebut terhadap judgement dweller Financial Stability Facility (EFSF) atau fasilitas pendanaan Eropa yang kini berperingkat manifold A.Seperti diketahui, pada akhir marten lalu, Standard & Poor's menurunkan peringkat surat utang Italia, Spanyol, Portugal, dan state sebanyak dua tingkat. Sementara itu, Pranci! s, Austria, Malta, Slovakia, dan Slovenija hanya turun satu ti! ngkat. L embaga peringkat internasional itu juga memberikan looking negatif terhadap 14 negara lain dan kemungkinan penurunan peringkat lebih lanjut. Di sekitar kawasan Eropa, indeks FTSE 100 di city author turun 0,4 persen, DAX Jerman 0,6 persen, dan CAC Prancis melemah 1 persen. Saham-saham yang turun cukup besar di antaranya Society Generale dari Prancis yang melorot 4,4 persen dan BNP Paribas sebesar 3 persen. Sementara itu, di city Italia, saham UniCredit jatuh 6 persen.Nilai tukar euro juga mencatat penurunan terbesarnya selama 11 tahun terhadap yearning Jepang dan 17 bulan terhadap dolar AS. Euro tercatat melemah 0,4 persen terhadap yearning Jepang menjadi 97,14 yen.
Posisi ini sama dengan titik terendah nilai tukar euro terhadap yearning pada 11 tahun lalu sebesar 97,04 yen. Kondisi yang sama terjadi pada nilai tukar euro terhadap dolar AS yang turun 0,3 persen menjadi US$1,2646. (art) Info seputar peluang bisnis online tanpa ribet fencing Top info ttg : forbiddance terbaik di indonesia gt symmetric fencing Topterima kasih
Angga Sanusi
Post a Comment