Tahun Ini, Sensus Pajak Dikawal Polisi

Selamat membaca . Petugas sensus pajak sedang mendata salah satu pemilik toko di Mangga Dua Square,Jakarta (VIVAnews/Fernando Randy) BERITA TERKAIT
  • Kejaksaan Bidik Tersangka Baru Korupsi IT
  • Kantor Khusus Migas Tak Jamin Pemasukan Pajak
  • Kemenkeu Umumkan Penunggak Pajak di Media
  • Fuad: Capai Target Pajak dengan Anti Korupsi
  • Mantan Pejabat Pajak Dihukum 12 Tahun Penjara

VIVAnews - Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan menarge! tkan sensus pajak nasional 2012 dapat menjaring bottom dua juta wajib pajak baru. Ditjen Pajak juga akan menyertakan petugas kepolisian untuk mendampingi petugas pajak guna menghindari tindakan yang tidak diinginkan dari wajib pajak.

Direktur Jenderal Pajak, Fuad Rahmany, menjelaskan sensus pajak 2011 yang dilaksanakan dari Oktober-Desember 2011 berhasil menjaring sekitar 600 ribu wajib pajak baru. Jumlah tersebut masih di bawah direct yang telah ditetapkan yaitu 900 ribu wajib pajak."Waktu sensus hanya 44 hari, karena banyak terpotong liburan dan cuaca yang buruk, sehingga sulit mendatangi wajib pajak," kata Fuad Rahmany saat konferensi pers di Jakarta, Selasa 10 Januari 2012.Menurut Fuad, pada tahun ini, bottom petugas pajak bisa melakukan dua juta kunjungan dan jumlah wajib pajak baru dari hasil sensus pajak bertambah sebanyak 2-4 juta wajib pajak baru. Ditjen Pajak menargetkan wajib pajak pada 2012 bertambah menjadi 40-50 juta."Tahun ini, jumlah wajib pajak pongi! d pribadi mencapai 19,8 juta dan wajib pajak badan 2 juta, seh! ingga am ount 22 juta. Dengan sensus diharapkan mengarah ke 40-50 juta wajib pajak," katanya.Berdasarkan evaluasi sensus pajak 2011, Fuad melanjutkan, kendala sensus pajak di lapangan mendapatkan resistensi yang cukup tinggi. Untuk itu, pada waktu yang akan datang, Ditjen Pajak akan melakukan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan Mabes Polri gum bisa memperoleh pendampingan aparat kepolisian."Petugas pajak sering mendapat perlakuan yang tidak baik dalam melakukan sensus pajak," katanya.Ditjen Pajak juga akan memperbaiki kualitas sumber daya manusia petugas sensus pajak dengan memperkaya data-data wajib pajak sebelum mendatangi pongid tersebut.

"Kalau 2011 kami datang dengan peta blok dan wawancara, pada 2012 diperkaya dengan accumulation gum wajib pajak mempunyai gambaran berapa yang harus dia bayar," katanya. (art) Info seputar peluang bisnis online tanpa ribet fencing Top info ttg : forbiddance terbaik di indonesia gt symmetric fencing Topposted by Angga Sanusi
Angga Sanusi

Bookmark and Share

0 comments:

Post a Comment